Ketika Menjawab


KETIKA MENJAWAB

oleh : mufatis maqdum

contoh soal

saat membaca butir soal yang disodorkan, dari seluruhnya ada satu butir soal yang menarik perhatian saya: berikut butir soal tersebut :

لك – واحد – حجرتك – في – كوب

التكوين الأصح إلى الجملة المفيدة هو …

أ) لك كوب واحد في حجرتك

ب) لك في حجرتك واحد كوب

ج) كوب واحد لك في حجرتك

د) في حجرتك لك كوب واحد

ه) واحد لك كوب حجرتك في

ketika soal ini dijawab, saya mendapati jawaban (a), (c) dan (d) paling banyak dipilih daripada jawaban (b) dan (e). baiklah mari kita bahas:

(a) لك كوب واحد في حجرتك bila diartikan kurang lebih “kamu memiliki sebuah cangkir di kamarmu”, dilihat dari terjemahnya maka masih bisa difahami.

(b) لك في حجرتك واحد كوب bila diartikan bisa jadi seperti ini “kamu memiliki di kamarmu sebuah cangkir”, yang menjawab ini bisa jadi disamakan dengan bahasa yang menjawab, susunan satu cangkir diterjemahkan secara langsung tanpa melalui kaidah bahasa asli, satu = واحد dan cangkir = كوب. satu cangkir harusnya diterjemahkan dengan كوب واحد ternyata diterjemahkan menggunakan kaidah bahasa penjawab yakni واحد كوب.

(c) كوب واحد لك في حجرتك bila diterjemahkan kasar yakni “satu cangkir milikmu di kamarmu”, jawaban ini seakan adalah sebuah potongan dari percakapan yang dipakai oleh mereka yang sedang belajar bahasa, terlihat dari terjemahannya bisa difahami langsung oleh mereka yang memilih jawaban tersebut walau agak sedikit mengganjal dalam bahasa aslinya.

(d) في حجرتك لك كوب واحد artinya “di kamarmu kamu mempunyai sebuah cangkir”, jawaban ini kurang lebih mirip dengan jawaban (a), hanya ada peletakan yang dibolak balik.

(e) واحد لك كوب حجرتك في ini sudah jelas secara bahasa asli maupun bahasa si penjawab salah.

satu hal lagi yang menurut saya kurang lazim adalah perintah dari butir soal tersebut :

التكوين الأصح إلى الجملة المفيدة هو …

entah hanya perasaan saya atau mungkin anda juga merasakan hal yang sama dengan saya??? semoga saja saya salah.

butir soal seperti ini lumrah ada, namun yang perlu diperhatikan bagi si penjawab adalah pahami kaidah yang digunakan dalam bahasa asli, karenan terkadang si penjawab lupa atau tidak sengaja belum mengkonversi kaidah dalam otaknya sehingga kesalahan terjadi tanpa sengaja. bagi si pembuat soal butir soal seperti ini sudah bagus tapi akan membuat pilihan dari beberapa jawaban yang dianggap benar sehingga terkadang malah membuat kerancuan, bagi yang menemukan soal seperti ini semoga bisa dijadikan pelajaran dalam membuat butir soal yang berkualitas. untuk menambah sedikit nutrisi seputar ini, silahkan baca juga :

tingkat kesulitan antara dua bahasa : هرمية صعوبة تعلم اللغة الثانية

semoga bermanfaat!

Advertisements
Categories: Wawasan | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: